Mungkin sudah banyak yang tahu tentang alat berburu yang satu ini, dengan memanfaatkan kekuatan tiupan untuk melontarkan “peluru”nya...senyap dan mematikan.....terbuat dari kayu yang dibolongi sepanjang 1,5-2 meter dengan lobang yang besarnya bervariasi untuk memasukan damek (anak sumpit). Sipet ( Bhs. Dayak) Sumpitan , Tulup, Fukiya, Blowpipe, Blowgun atau apalah namanyaadalah senjata yang digunakan untuk berburu maupun dalam pertempuran terbuka atau sebagai senjata rahasia untuk pembunuhan diam diam. Penggunaan sumpit yaitu dengan cara ditiup (Wikipedia).
Tapi disini kita akan berbagi cara pembuatan damek menurut versi saya sendiri berdasarkan melihat dan mendengar cerita dari para tetuha yang mengetahui cara pembuatannya.
Alat :
1. Langgei (pisau raut) besar dan kecil
2. Cucukan, ini sy buat sendiri dan beri nama sendiri. Fungsinya untuk melubangi kayu pelawi, sejenis kayu yang bobotnya ringan. Berdiameter seukuran lubang sumpit yang bentuknya lingkaran, dari kayu ulin dan jari2 motor untuk pola yg sesuai
3. Kertas Ampelas, untuk menghaluskan hasil olahan.
Bahan :
1. Kayu Pelawi, untuk bahan pembuatan pimping ( pangkal dari damek ).
2. Kayu Bendrang, sejenis rotan yg keras untuk bilah damek. Bisa diganti dengan bambu atau kayu ulin.





